"SELAMAT DATANG DI BLOG PUSTAKA ASLIKAN, SEMOGA BERMANFAAT"

Penjelasan Sayyidul Istighfar (سيدالاستغفار) - Istighfar Yang Paling Utama

Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat sekalian. Amma ba'du.

Pada posting terdahulu (Sunday, May 27, 2012) penulis telah berbagi kepada saudara2 pembaca tentang do'a Sayyidul Istighfar (سيدالاستغفار) - Istighfar Yang Paling Utama. Dan pada kesempatan kali ini penulis akan share tentang Penjelasan Sayyidul Istighfar (سيدالاستغفار) - Istighfar Yang Paling Utama yang mana pada kesempatan terdahulu penulis belum mendapatkan sumbernya mengenai penjelasan tentang Sayyidul Istighfar, dikarenakan keterbatasan ilmu yang dimiliki oleh penulis. Dan Alhamdulillah kali ini penulis sudah mendapatkannya. Untuk itu apa salahnya penulis ingin berbagi pengetahuan kepada saudara2 semua, mudah2an membawah manfaa'at. Aamiin....!!

Sayyidina Jabir menjelaskan : "Rasulullah SAW, bersabda : "Pelajarilah dengan baik istighfar utama dan amalkanlah."

At-Tayibi menerangkan : Istighfar utama mengandung pengertian atas hubungan erat antara seorang hamba dengan Tuhannya dan mengandung pengakuan atas kelalaian dan kelengahan manusia dalam melaksanakan kewajiban terhadap Tuhan. Padahal manusia telah membuat perjanjian ketika ia masih dalam rahim ibu (dalam alam roh) bahwa ia dalam hidupnya akan senantiasa bertaat dan berbakti kepada Tuhan. Manusia mengakui atas nikmat. Nikmat Tuhan, nikmat harta benda, nikmat kelengkapan anggota tubuh dan kesempurnaan panca indra, kesehatan badan, pikiran, kebahagiaan dan sebagainya.
Karena itu manusia senantiasa mohon perlindungan kepada Tuhan, agar nikmat2 tersebut terpelihara dari kemusnahan, karena akibat dari perbuatan dirinya sendiri. Disamping itu manusia mengakui berdosa dan merasa sangat terbatas dalam melaksanakan kewajiban2 terhadap Tuhan. Timbul kesadaran dari hati nurani yang tulus ikhlas disertai dengan pengharapan mohon keampunan Tuhan setiap pagi dan petang.

Karena itu Rasulullah SAW. menerangkan :
"Siapa yang membaca istighfar utama (Sayyidul Istighfar) diwaktu pagi  hari dengan penuh keimanan sesuai dengan arti dan tujuan kalimat tersebut, kemudian dia mati pada hari itu, maka ia ahli surga, dan siapa yang membaca istighfar utama pada sore hari dengan penuh keimanan sesuai dengan arti dan tujuan kalimat tersebut, kemudian dia mati pada malam hari pagi, maka ia pun ahli surga."
Demikianlah sedikit Penjelasan Sayyidul Istighfar (سيدالاستغفار) - Istighfar Yang Paling Utama yang penulis peroleh, meskipun hanya sedikit mudah2an bernilai lebih dan menjadikan ilmu yang bermanfaat buat kita semua. Aamiin...!!

Dikutip dari kitab hadist Subulus Salaam juz IV hal. 327

0 komentar:

Post a Comment