Akhir Tahun 1432 Hijriyah

Hampir tidak tersa oleh kita, hari berganti dengan minggu, minggu berubah menjadi bulan, bulanpun berputar menjadi tahun. Rasanya begitu cepat peredaran masa ini. tidak terasa sekarang sudah tanggal 26 Zulhijjah yang InsyaAllah 4 hari lagi kita sudah memasuki tanggal 1 Muharram atau 1 Asyura yakni tahun baru 1433 Hijriyah (Tahun Baru Islam).
Melalui penerbitan artikel kali ini, penulis mengajak kepada kaum muslim untuk mengingat sejarah asal mulanya dimulainya perhitungan tahun Islam (hijriyah), yang mana pada saat itu merupakan saat yang paling bersejarah. Ketika itu khalifah Umar bin Khattab ra. setelah berunding dengan beberapa penasihatnya akhirnya memutuskan untuk menggunakan tahun dimana Rasulullah Saw. berhijrah dari Mekah ke Madinah sebagai awal permulaan perhitungan kalendar Islam. Momentum hijrah Rasulullah Saw. dianggap mewakili 'era baru', karena bukan halnya saat itu Rasulullah berhasil meloloskan diri dari kota Mekkah yang sudah tidak kondusif lagi bagi perkembangan dakwah beliau namun juga keputusannya untuk berhijrah ke Madinah membawa pelita terang bagi kebangkitan Islam sehingga beliau berhasil membangun pondasi mental dan spiritual bagi umat Islam yang terasa sampai sekarang ini.Pada akhir zulhijjah (menjelang pergantian tahun hijriyah) kita (umat Islam) dianjurkan untuk berdoa dengan maksud permohonan supaya Allah SWT senantiasa memberikan perlindungandari segala fitnahdan tipu daya setan serta mengampuni dosa - dosa yang telah dilakukan selama setahun kebelakang. Dan dibawah ini adalah doa akhir tahun, dibaca sebanyak 7 kali di akhir waktu ashar pada hari terakhir bulan Zulhijjah. Siapa membacanya 7 kali diampuni Allah dosanya yang telah terdahulu. do'anya yaitu,


Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Mudah-mudahan kita senantiasa mendapatkan hidayah dari Allah SWT, diterima segala amal shalih kita, diberi umur panjang yang penuh berkah, rizki banyak yang barokah dan segala dosa diampuni oleh Allah swt, Amiin...!!
Blog, Updated at: 12:00:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Pustaka Aslikan | Learning and Knowledge Sharing |. Powered by Blogger.