Manusia Dalam Menghadapi Nikmat

Manusia didalam menghadapi nikmat karunia Allah SWT terbagi tiga :
  1. Gembira dengan nikmat itu, bukan karena yang memberikannya, tetapi semata - mata karena kelezatan dan kepuasan hawa nafsu dari ni'mat itu, maka ini termasuk orang lalai (Ghafil), orang ini sesuai dengan firman Allah ; "Sehingga bila mereka telah puas gembira dengan apa yang diberikan itu, kami tangkap mereka dengan tiba - tiba (kami siksa mereka dengan tiba - tiba)."
  2. Orang yang gembira dengan nikmat karena ia merasa bahwa itu karunia yang diberikan Allah kepadanya, ini sesuai dengan firman Allah : "Katakanlah : Karena merasa mendapat karunia dan rahmat Allah, maka dengan itulah mereka harus gembira, yang demikian itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan".
  3. Orang yang haya gembira dengan Allah, tidak terpengaruh oleh kelezatan lahirnya ni'mat, dan tidak karena karunia Allah, sebab ia sibuk memperhatikan Allah sehingga terhibur dari segala lain-Nya, maka tidak ada yang terlihat padanya kecuali Allah, ini sesuai dengan firman Allah : "Katakanlah : Hanya Allah, kemudian biarkan mereka dalam kesibukan mereka berkecimpung (main-main)".



(Al-Hikam :287)
Blog, Updated at: 2:07:00 AM

0 komentar:

Post a Comment

Pustaka Aslikan | Learning and Knowledge Sharing |. Powered by Blogger.